Tampilkan postingan dengan label Talks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Talks. Tampilkan semua postingan
dari: thefbomb.org
Saya mahasiswa di sebuah perguruan tinggi. Ups, maksudnya mau jadi ex-mahasiswa, yang masih nyari kerja. Yes, masih nyari. Tolong yang baca ini, boleh hire saya jadi penulis, tukang potret, tukang video, atau tukang desain. Ehehehe, I've been complaining tentang status nganggur ini, padahal saya udah positif bikin target, sebelum ulang tahun harus mendapatkan pekerjaan. Well, sekarang pun belum. Ah, mar lo komplen lagi dah! Oke, itu cuma selingan aja hihihi. Karena
segalanya itu rencana-Nya, walau kita udah punya rencana ya..... gitu deh, kudu sabar (setelah ditolak sekian kali dan menolak beberapa kali).
sumber: http://chenshifashion.com/unique-lower-back-tattoos-tumblr-ideas/
Sebelumnya saya udah pernah ngebahas tentang tato. Terpaksa memaparkan karena abis dimarahin orang yang katanya sih "ngerti tentang tato". Tapi karena dimarahin itu saya jadi ngeh sih tentang estetis tato itu kayak apa dan seharusnya kayak gimana. Tato yang ada pada kulit saya ini lumayan gede, ngg... gede banget sih tepatnya. Ukuran huruf yang saya mau sebenernya adala "courier new", yang terjadi adalah lebih mirip "times new roman". Heppp, no untuk menyesal. Saya sama sekali nggak menyesal walau opini orang memang itu tato kegedean, nggak ada penyesalan sama sekali buat saya. Dan tato ini pengingat buat saya.
Deadline! Deadline! Kerja! Kerja!!
Komunitas, begitu banyak bergelimang komunitas dan semacam NGO yang merangkap komunitas. Mereka yang dilabeli "yang peduli" terhadap "apapun itu bidangnya". Tiap komunitas dan NGO punya bidang yang spesifik. Ada yang khusus peduli sama sampah, tentang kepentingan internet, peduli anak kecil, peduli ini-peduli itu. Dan kelihatannya begitu banyak orang yang masih peduli tentang hal yang berbau kemanusiaan. Masih banyak orang baik yang mau menolong satu sama lain. Syukurlah masih ada yang peduli.
try to have a fierce look 
Saya nggak ngerti kenapa saya begitu minder setengah mati ketika dihadapkan tentang kemampuan diri. Ini mengerikan. Jika berhadapan dengan orang lain nyali saya langsung nyessss, ciyut. Tetapi ketika saya berhadapan dengan kaca terkadang saya bisa optimis dan positif banget melakukan sesuatu, jika lagi down... ya... pikiran ini kayak cabang yang nggak jelas juntrungnya.
ilustrasi by 03BMAI
Ini yang namanya keadilan, dilambangkan dengan timbangan. Orang-orang mencari keadilan di tempat yang sekiranya bisa menyelesaikan dan menemukan satu yang adil. Tapi nyatanya di satu sisi melihat timbangan tersebut seimbang, tapi yang sisi lain butuh perjuangan buat melihat timbangan seimbang. Masih dibilang adil?

Saya aja hampir lupa sudah 2x hampir nggak update blog.
Baru sadar juga ini malam minggu.
Baru sadar 8 hari tidak bertatap wajah.
Dan baru ingat juga pasti selalu ada yang nanyain "ini siapa?" yang baca blog ane.
Intinya bukan itu, sih... Ini lagu dari Banda Neira enak banget,
sok yang buat kange-kangenan sama pacar dengerin lagu ini ya...


Yang Kuasa, berpendar dan tak berpendar
Agama. Saya yakin hampir semua orang punya agama soalnya pasti tertera di KTP. Urusan masing-masing juga apakah mereka menaati perintah agama atau tidak. Sayangnya kebanyakan orang terlalu banyak mengecam dan mengatasnamakan agama jika kelakuan mereka nggak baik, terutama agama yang minoritas. Langsung jadi jajanan massal bagi mereka yang mayoritas narrow thinking terhadap perbedaan keyakinan. Kalau di Kita bilang balok di mata sendiri pun nggak dilihat, malah melihat balok orang lain.

21... the precious one which has already turned me into a very naive world.
Me... before turning 22
Ini saya. Masih saya seperti yang dulu.
Pun berubah, tapi tak semua berubah. Pikiran saya berubah. Mindset saya pun terukir. Mungkin tak begitu jelas.
Saya tahu Tuhan baik, mungkin tak ada kata yang bisa menggambarkan selain kata "Maha". Baiknya pun kelewatan.
Dan 21 adalah tahun terberat selama saya hidup 21 tahun.
Tahun paling manis dibandingkan pengalaman lalu.
Tahun penuh ucap kasih mengingat tak sedikit air mata ini mengucur, tahun paling banyak kami berlinang.
Tahun paling banyak mengucap 1000 cinta.
Tahun paling banyak berkeluh kesah.
Tahun paling banyak mengucap syukur.
Tahun yang begitu mencolek hati saya. Tuhan itu lebih dari kata sempurna dan baik. Terima kasih Tuhan telah kirimkan malaikat dan malaikatku yang ini untukku.
Gak banyak nuntut, i just wanna go ahead.
Karena kamu udah baik banget Tuhan :)
Eh jadi berdoa hahaha

This the additional post before 22

:D

Gue bukan seorang yang religius
Cinta Tuhan kalau ingat
Tapi ajaran-Nya dari pergumulan ayat yang dipaksa masuk, saya cuma ngerti tentang KASIH

Saat itu rasanya terpuruk banget.
Mau minta-minta sama Tuhan juga malu, karena sadar gue malu.
Ngomongin agama, gue adalah seorang minor. Tapi perbedaan agama di sekitar gue gak jadi penghalang. Tapi 1 hal yang gak dilarang kalo setiap orang punya KASIH.
Nah ini ni target! Petugas yang ramah itu
Selalu memutuskan untuk menaiki bus APTB ketika saya beranjak dari sekitaran Jalan Gatot Subroto menuju Sudirman atau Thamrin. Pasalnya saya nggak harus naik jembatan 1001 langkah di Semanggi kalau naik Bus TJ biasa.
Judulnya Cari Gawe.
Statusnya masih ngehits untuk di kalangan para fresh graduate yang belum punya kerjaan. Menurut saya pangkatnya langsung jatuh jadi pengangguran setelah jadi orang yang habis selesai sukses lulus skripsi. Well, it's been 3 months setelah gue nyebar-nyebar CV. Yang dipanggil nggak sampai 5 perusahaan, ditambah saya salah kasiih nomor telepon waktu 1 bulan penuh nyebarin CV. Careless!
Tea freak, tea lover, tea liker...
Cuma penyuka teh aja, tapi nggak mengerti mengerti banyak mengenai teh dan macam-macam teh. Hanya beberapa teh aja yang kuketahui, berbagai macam rasa dan merek yang enak di lidah. Sejujurnya teh yang paling enak itu teh celup Sariwangi, nggak ada tandingannya hingga seharian aku bisa menikmati teh itu sendirian. Tapi untuk teh yang paling enak dan paling bisa diacungi jempol, teh di warteg perempatan lampu merah Slipi Petamburan. Rasa melatinya mulus berasa di lidah
sumber gambar: edstudi.wordpress.com
Guys, masih terkait dengan postingan sebelumnya mengenai pramugari. Bagi kalian yang berminat untuk jadi pramugari, ada beberapa aturan yang mungkin ada yang terintimidasi mengenai aturan TB dan BB. Memang nggak semua perempuan bisa memenuhi persyaratan untuk ini. Tapi mencoba dan berusaha pun nggak ada salahnya. We all have rights, then!

Aku pun nggak gitu memenuhi syarat dalam hal tersebut. Beratku meper-meper nggak ideal dengan tinggiku jika dihitung dengan rumus (TB-110 = BB ideal). Banyak juga kontestan lain yang mencoba lowongan ini walau mereka tahu TBB & BB ideal mereka tidak mencukupi persyaratan. Ada yang namanya V dengan berat yang masih dibilang panitia over, tapi dia nggak putus asa mencoba ke maskapai penerbangan lain yang masih give a bit opportunity buat yg over dan under. Hasilnya pun sama, tetap aja nggak keterima. Kami pun sempat sepakat, saling berkabar kalau mau coba maskapai lain yang masih buka. Yap! V, 19 tahun, tinggalnya di Tangerang. Orangnya cukup sederhana dan yang jelas dia masih pintar make up ketimbang aku. Dia bekerja dan pengalamannya lebih baik ketimbang aku. Karena pekerjaannya masih terbilang front officer, ia bekerja sebagai kasir sebelumnya. Pasti berbagai macam orang sudah pernah ia hadapi. Sedangkan aku belum pernah begitu tahu persis pekerjaan front office.

Sudah beberapa orang yang kutemui, 2-4 orang yang mengaku mencoba tes masuk pramugari Garuda berulang kali dan sulit juga diterima. Ada yang mengajakku untuk mencoba maskapai hijau dan ia belum menyerah. Matanya menggebu-gebu ingin mencoba! Aku juga ikut-ikutan menggebu walau efeknya telat. Hahaha... Sebelum itu aku bertemu A, seorang perempuan cantik dengan tuturnya yang lembut juga sopan. Dia sudah mencoba 2x, tapi tidak diterima juga. Ia masih ingin mencobanya, waktu masuk ke tahap 2 kami masuk beriringan dengan bilik yang berbeda. Rasanya dia diterima dan semoga saja, ini impiannya.

Dan masih banyak orang yang mau coba dan terus coba. Mumpung persyaratan umur kita mencukupi gak ada salahnya dicoba-coba. Mungkin jika gagal kita harus coba terus berkali-kali. Atau jika ada alternatif lain kita coba pekerjaan lain pun juga oke. Semangat berjuang ya angkatan kerja sekawan! Kita teman tapi kita saingan :)


Dulu harapan untuk menjadi wartawan ataupun reporter berita serius masih menjadi sebuah kekaguman yang tak terhenti buatku. Mencari berita dengan turun langsung ke lapangan, meliput narasumber, mencari kebenaran, menghadang badai dan kecamuk massal yang bisa membahayakan diri sendiri hanya untuk mendapatkan berita semata. Aku benar-benar jatuh cinta mengenai dunia jurnalistik berita serius (istilahnya begitu aja yeee) kala itu. Justru aksi massa lempar-lemparan batu, kebakaran, atau yang anarkis menjadi santapan yang sedap buatku dulu. Dan aku lapar banget akan itu!

sumber: baratamedia.com
Salah satu ucapan temanku setelah aku lulus kuliah, "Welcome To The Jungle, Mar!"
Yeap, asli... tadinya kukira hanyalah istilah sambil lalu aja karena masuk ke tahap selanjutnya. Tahap angkatan kerja. Sebenernya udah lulus, tinggal nunggu wisuda dan nunggu ijazah. Ini yang aku butuhkan sebenernya. Ijazah. Tapi sekarang pun berbekal sertifikat tanda lulus aja buat cari kerja karena ijazah belum jadi.
sumber: kabarkaltim.co.id
Sekali lagi. Siapa sih yang nggak cinta sama negaranya sendiri? Siapa sih yang nggak cinta sama Indonesia? Mendadak semuanya cinta Indonesia gara-gara pemilihan presiden tahun 2014. Menjagokan masing-masing kandidat yang notabene punya kelebihan yang diunggulkan oleh para fansnya. Kemudian mereka bersatu membuat fandom (bahasa fans ala2 korea yang artinya fans kingdom). Fans yang tiba-tiba ngehits punya idola, pasang foto "I stand on the left side" dan "I stand on the right side". Entah itu bakal bertahan beberapa lama.
Sikom, sikom, Sikomo lewat...
This is quite an absolutely a beautiful journey since I was in 7th semester. I ran over to reach chapter 1-3 of my thesis. One and a half months. And then flew to Bali. Found "great thingy" corny in some nights. Beautiful nights, all I enjoyed. Spreading stars and sandy foot.
Beberapa kali judul ini selalu tentang pulang.
Rasanya memang mau pulang.
Menangis pun tak bisa.
Hanya berlari tergesa.
Menahan kantuk,
malah terantuk.
Air mataku bercucuran,
gundah payah tak tertahan.
Untuk apa aku dilahirkan,
hanya menelan kekecewaan yang tak termakan.
Muntahan pun kujilati,
menarik diri menusuk dengan belati.
Bertanya siapa diriku,
hanya seonggok bayangan diam terpaku.
Tak ada yang menjawab,
aku bukan seperti Rahab.
Terdengar kelam,
rasanya aku harus kena rajam.
Menunggu waktu,
hanya menipu.

Aku pulang. Pergi darimu. Menjauh. Untuk sebuah kebaikan yang belum tersingkap.

Finally... 25 Juni 2014
Menjadi momen yang membuat gue mual dan mempertaruhkan isi dari bundelan 166 halaman skripsweet...
166 halaman yang gue lewati sampai masa terpuruk...
Entah bakal berakhir seperti apa...

Ini buat papa dan ini buat Tuhan dan buat dia.

Bohong ketika orang bilang tidak suka menulis dan membaca...

karena semua orang penulis dan semua orang pembaca...

Monggo Mampir

Diberdayakan oleh Blogger.

Tulisan(s)